KUNJUNGAN WISATAWAN KE KOTA PANGKALPINANG
MENINGKAT 93,22 PERSEN
MENINGKAT 93,22 PERSEN
PANGKALPINANG - Sektor kebudayaan, kepariwisataan, kepemudaan dan keolahragaan Kota Pangkalpinang berkembang dengan kriteria optimis pada tahun 2011 dan diharapkan akan terjadi peningkatan yang lebih signifikan lagi pada tahun 2012, untuk itu diperlukan dukungan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait terutama untuk memacu visi “Terwujudnya Pangkalpinang Sebagai Pusat Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Regional yang Berdaya Saing di Tahun 2013”. Kinerja Sektor kebudayaan, kepariwisataan, kepemudaan dan keolahragaan Kota Pangkalpinang tergambar dalam beberapa indikator kinerja yaitu pada jumlah kegiatan (events) kebudayaan, kepariwisataan, kepemudaan dan olahraga yang telah dilaksanakan di Kota Pangkalpinang selama tahun 2011 sebanyak 155 kegiatan terdiri dari 51 kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah yaitu 27 kegiatan kebudayaan, 15 kegiatan kepariwisataan, 2 kegiatan kepemudaan dan 7 kegiatan olahraga, kemudian terdapat 104 kegiatan (events) kebudayaan, kepariwisataan, pemuda dan olahraga yang diselenggarakan oleh masyarakat dan Event Organizer (EO). Untuk tahun 2012 akan dilaksanakan sebanyak 41 kegiatan (events) oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan total anggaran sebesar Rp. 4.255.392.500,-. Dari sisi anggaran terdapat kenaikan anggaran sebesar 35,9 persen atau Rp. 1.124.592.500,- dari anggaran tahun 2011.
Kunjungan wisatawan ke Kota Pangkalpinang berdasarkan data pada tahun 2011 sebanyak 137.037 wisatawan dengan jumlah Wisnu sebanyak 136.382 wisatawan dan Wisman sebanyak 655 wisatawan, atau terjadi peningkatan sebesar 93,22 persen atau sebanyak 66.115 wisatawan dari tahun 2010 dengan jumlah Wisnu sebanyak 70.602 wisatawan dan Wisman sebanyak 320 wisatawan. Saat ini telah tersedia 33 jasa akomodasi yang terdiri atas hotel, wisma dan penginapan dengan jumlah kamar 739 kamar. Kunjungan wisatawan ke destinasi wisata yang terbesar adalah ke Pantai Pasir Padi, yaitu 202.617 unit kendaraan terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 165.668 unit, kemudian kendaraan roda empat sebanyak 36.949 unit. Selanjutnya destinasi wisata yang potensial dikunjungi adalah Museum Timah Indonesia dengan jumlah kunjungan sebesar 12.342 orang atau terjadi peningkatan sebesar 345,62 persen dari tahun 2010 dengan kunjungan sebanyak 3.571 wisatawan. Peningkatan ini berkat kerjasama PT Timah, Tbk dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang dalam melaksanakan gerakan cinta museum melalui Friends of Museum Community. Destinasi lainnya yang potensial dikunjungi wisatawan adalah pusat pengrajin Cual Maslina dengan jumlah kunjungan wisnu 200 orang dan wisman 80 orang, Bangka Botanical Garden (BBG), sebelas destinasi sejarah dan budaya Kota Pangkalpinang, pusat cinderamata dan pusat makanan khas Bangka.
Pendapatan dari sektor kepariwisataan menyumbang 20,44 persen bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah) sektor pajak atau sebesar Rp. 3.699.382.826,- terdiri dari, pajak hotel sebesar Rp. 900.570.650,-, pajak restoran dan rumah makan sebesar Rp. 2.210.762.790,- dan pajak hiburan sebesar Rp. 588.049.386,-. Saat ini terdapat 411 Usaha Kepariwisataan di Kota Pangkalpinang atau terjadi peningkatan sebesar 23 persen dari tahun 2010, terdiri dari Usaha Jasa Perjalanan Wisata, Usaha Jasa Penyediaan Akomodasi, Usaha Jasa Makan dan Minum, Usaha Jasa Transportasi Wisata, Usaha Jasa Penyelenggaraan MICE, Usaha Penyelenggaraan Spa, Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi. Pada sektor kebudayaan terjadi peningkatan jumlah sanggar/group kesenian dan budaya menjadi 33 sanggar/group kesenian dan budaya atau peningkatan sebesar 37,5 persen.
Pangkalpinang tetap menjadi pintu gerbang utama masuknya wisatawan ke Bangka Belitung, tercatat jumlah penumpang yang masuk melalui Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada tahun 2011 sejumlah 656.551 orang, dan melalui Pelabuhan Pangkalbalam sejumlah 117.045 orang. Untuk informasi dan promosi Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang memiliki Unit Pelaksana Teknis Pusat Informasi Wisata dengan Website domain www.tampukpinang.info. Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota pangkalpinang telah direncanakan beberapa kegiatan untuk tahun 2012 antara lain Pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah; Pemberian dukungan penghargaan dan kerjasama di bidang budaya; Pengembangan nilai dan geografi sejarah; Pengelolaan karya cetak dan karya rekam; Sosialisasi Undang Undang Perfilman Nomor 33 Tahun 2009; Fasilitasi perkembangan keragaman budaya daerah; Fasilitasi penyelenggaraan festival budaya daerah; Membangun kemitraan pengelolaan kebudayaan antar daerah; Pembinaan organisasi kepemudaan melalui pelatihan kepemimpinan; Fasilitasi pekan temu wicara organisasi pemuda; Pembinaan pemuda pelopor keamanan lingkungan; Pelatihan dan pelaksanaan Paskibraka; Pelatihan kewirausahaan; Peningkatan mutu organisasi dan tenaga keolahragaan; Pelaksanaan identifikasi bakat dan potensi pelajar dalam olahraga; Penyelenggaraan kompetisi olahraga melalui POPDA; Pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat melalui O2SN; Pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat melalui LPI; Pembinaan cabang olahraga prestasi tingkat daerah; Peningkatan kesegaran jasmani dan rekreasi; Pengembangan olahraga rekreasi melalui Car Free Day; Pemassalan olahraga bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat; Pemberian penghargaan bagi insan olahraga yang berdedikasi dan berprestasi; Pengembangan, sosialisasi dan penerapan serta pengawasan standarisasi; Fasilitasi pembentukan forum komunikasi antar pelaku industri pariwisata dan budaya; Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata; Pengembangan SDM dan profesionalisme bidang pariwisata; Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri melalui pameran di JCC; Pengembangan statistik kepariwisataan; Pelatihan pemandu wisata terpadu; Peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran pariwisata; Pengembangan, sosialisasi dan penerapan serta pengawasan standarisasi; Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata; Pengembangan objek pariwisata unggulan; Pemantauan dan monitoring ODTW pariwisata; Pemantauan dan evaluasi pelaksana program peningkatan kemitraan; Pengembangan jaringan kerjasama promosi pariwisata; Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri melalui Pekan wisata expo dan Pkp fair 2012; Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri melalui dialog interaktif pariwisata dan budaya; Pelatihan teknik informasi dan promosi pariwisata; Pengembangan dan penguatan informasi dan database. (piw)
Pendapatan dari sektor kepariwisataan menyumbang 20,44 persen bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah) sektor pajak atau sebesar Rp. 3.699.382.826,- terdiri dari, pajak hotel sebesar Rp. 900.570.650,-, pajak restoran dan rumah makan sebesar Rp. 2.210.762.790,- dan pajak hiburan sebesar Rp. 588.049.386,-. Saat ini terdapat 411 Usaha Kepariwisataan di Kota Pangkalpinang atau terjadi peningkatan sebesar 23 persen dari tahun 2010, terdiri dari Usaha Jasa Perjalanan Wisata, Usaha Jasa Penyediaan Akomodasi, Usaha Jasa Makan dan Minum, Usaha Jasa Transportasi Wisata, Usaha Jasa Penyelenggaraan MICE, Usaha Penyelenggaraan Spa, Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi. Pada sektor kebudayaan terjadi peningkatan jumlah sanggar/group kesenian dan budaya menjadi 33 sanggar/group kesenian dan budaya atau peningkatan sebesar 37,5 persen.
Pangkalpinang tetap menjadi pintu gerbang utama masuknya wisatawan ke Bangka Belitung, tercatat jumlah penumpang yang masuk melalui Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada tahun 2011 sejumlah 656.551 orang, dan melalui Pelabuhan Pangkalbalam sejumlah 117.045 orang. Untuk informasi dan promosi Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang memiliki Unit Pelaksana Teknis Pusat Informasi Wisata dengan Website domain www.tampukpinang.info. Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota pangkalpinang telah direncanakan beberapa kegiatan untuk tahun 2012 antara lain Pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah; Pemberian dukungan penghargaan dan kerjasama di bidang budaya; Pengembangan nilai dan geografi sejarah; Pengelolaan karya cetak dan karya rekam; Sosialisasi Undang Undang Perfilman Nomor 33 Tahun 2009; Fasilitasi perkembangan keragaman budaya daerah; Fasilitasi penyelenggaraan festival budaya daerah; Membangun kemitraan pengelolaan kebudayaan antar daerah; Pembinaan organisasi kepemudaan melalui pelatihan kepemimpinan; Fasilitasi pekan temu wicara organisasi pemuda; Pembinaan pemuda pelopor keamanan lingkungan; Pelatihan dan pelaksanaan Paskibraka; Pelatihan kewirausahaan; Peningkatan mutu organisasi dan tenaga keolahragaan; Pelaksanaan identifikasi bakat dan potensi pelajar dalam olahraga; Penyelenggaraan kompetisi olahraga melalui POPDA; Pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat melalui O2SN; Pembibitan dan pembinaan olahragawan berbakat melalui LPI; Pembinaan cabang olahraga prestasi tingkat daerah; Peningkatan kesegaran jasmani dan rekreasi; Pengembangan olahraga rekreasi melalui Car Free Day; Pemassalan olahraga bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat; Pemberian penghargaan bagi insan olahraga yang berdedikasi dan berprestasi; Pengembangan, sosialisasi dan penerapan serta pengawasan standarisasi; Fasilitasi pembentukan forum komunikasi antar pelaku industri pariwisata dan budaya; Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata; Pengembangan SDM dan profesionalisme bidang pariwisata; Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri melalui pameran di JCC; Pengembangan statistik kepariwisataan; Pelatihan pemandu wisata terpadu; Peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran pariwisata; Pengembangan, sosialisasi dan penerapan serta pengawasan standarisasi; Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata; Pengembangan objek pariwisata unggulan; Pemantauan dan monitoring ODTW pariwisata; Pemantauan dan evaluasi pelaksana program peningkatan kemitraan; Pengembangan jaringan kerjasama promosi pariwisata; Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri melalui Pekan wisata expo dan Pkp fair 2012; Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri melalui dialog interaktif pariwisata dan budaya; Pelatihan teknik informasi dan promosi pariwisata; Pengembangan dan penguatan informasi dan database. (piw)





