KOTA PANGKALPINANG

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 

Tangkol

E-mail Cetak PDF
Tangkol adalah alat tangkap yang dipasang di pinggir sungai, dipasang pada tiang berdiameter sekitar 6 cm dan tinggi sekitar 4 atau 6 meter dan tiang ini digunakan sebagai dudukan bagi orang yang akan menarik jaring.
Jaring penangkap ikan dipasang pada kayu yang disebut dengan kayu Tembaun dengan panjang kira-kira 4 M dan pada ujung kayu tembaun dipasang besi pemberat untuk mempermudah menenggelamkan jaring. Jaring menggelembung ke bawah kira-kira 2 M,  berukuran 4 X 6 M . Pada ujung bawah kayu tembaun dipasang kayu penahan/penyangga untuk menahan supaya jaring tidak bergeser pada waktu diangkat.
Untuk mengangkat jaring dipasang tali yang diikat pada ujung atas kayu tembaun dan ujung yang lain pada kayu dudukan. Tali ini disebut dengan tali semirang.
Untuk melindungi nelayan penarik tangkol dari sengatan sinar matahari, biasanya pada dudukan penarik tangkol dibuat rumah-rumahan.
Jaring ditenggelamkan sekitar 0.5 meter dari permukaan air dan diangkat sewaktu ada ikan yang melewatinya. Pada alat ini dibutuhkan kecepatan dalam mengangkat jaring sehingga ikan yang sudah masuk tidak dapat melarikan diri ke luar dari jaring. Untuk mengarahkan agar ikan melewati jaring yang akan diangkat, biasanya dipasang penghalang/pagar dari kayu yang dijajarkan.
Hasil tangkapan alat ini adalah ikan-ikan dan udang yang mengikuti arus pasang surut, misalnya ikan Belanak.
Musim penangkapan pada umumnya dilakukan pada saat air surut, karena pada saat  itu ikan dan udang yang terbawa arus pasang kembali terbawa arus surut.
Tangkol dipasang dipinggir sungai yang dangkal dengan kedalaman antara 2 – 3 m.
Terakhir Diperbaharui : Jumat, 28 Agustus 2009 11:42  

Add comment


Security code
Refresh

Baner

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com