Museum Timah Indonesia terletak di jalan Jenderal Ahmad Yani no.17, merupakan satu-satunya Museum Timah yang ada di Indonesia. Sebelum menjadi museum, rumah ini merupakan rumah temapt tinggal karyawan perusahaan BTW (Banka Tin Winning). Pada tanggal 6 Februari 1949 rumah ini menjadi tempat tinggal pemimpin-pemimpin Republik di antaranya Bung Karno dan Haji Agus Salim ketika mereka diasingkan ke Bangka sebelum dipindahkan ke Menumbing Mentok setelah Ibukota Republik Indonesia Yogyakarta diduduki Belanda dengan Agresi Militer (19 Desember 1948). Sekarang rumah ini menjadi Museum Timah Indonesia (2 Agustus 1997) dan di sini akan diketahui bagimana perkembangan sejarah pertimahan di Indonesia.
















